Membuat Animasi Digital Dengan Machinima

Pada tanggal 24 Agustus 2007 di Ayola Cybergame Square & Internet Cafe yang bertempat di lantai 2 Blok B Mangga Dua Square, Jl. Gunung Sahari Jakarta Utara diadakan perkenalan sekaligus workshop teknik animasi Machinima.
Machinima merupakan sebuah teknik animasi digital baru yang menggunakan potongan adegan dari video game yang dapat Anda atur sesuka hati. Dengan menggunakan teknik tersebut, Anda dapat menjadi sutradara dan produser film Anda sendiri tanpa membutuhkan biaya yang besar. Karena Anda hanya membutuhkan sebuah game dengan karakter yang dapat Anda kendalikan (game yang digunakan dalam acara ini adalah MMORPG Granado Espada yang sekaligus diperkenalkan kepada gamer online Indonesia), program yang mampu merekam adegan dalam game (seperti Fraps), dan program untuk menyatukan dan mengedit adegan yang telah Anda rekam sebelumnya (Windows Media Maker).
Acara workshop Machinima sendiri berlangsung selama dua hari, pada tanggal 24 dan 25 Agustus 2007 dengan dipandu oleh Cillian Lyons, pelatih dari Academy of Machinima Arts and Sciences. Gerakan pengenalan Machinima di Asia yang dinamakan MachinimAsia didukung oleh Intel dengan kemampuan prosesor Intel Core Microachitecture yang memudahkan pembuatan digital content 3D.
Machinima Asia diluncurkan di Singapura tahun lalu dan Indonesia merupakan negara kedua setelah Malaysia yang mendapatkan pelatihan dan pengenalan teknik digital tersebut. Rencananya pelatihan ini akan terus dilaksanakan pada beberapa negara Asia seperti Malaysia, Indonesia, Singapura, Filipina, Tailan, Korea, dan Taiwan dari bulan Juli hingga Desember 2007


Aplikasi Komputer Grafis Melalui Teknologi CGI

Kalau kita tengok ke belakang, ”Toy Story” (1995), film debutan Pixar yang dibiayai dan dipasarkan The Walt Disney Company itu sukses besar sebagai film pertama yang secara penuh menggunakan teknologi komputer. Sejak saat itu studio animasi digital lain seperti Blue Sky Studios (Fox), DNA Productions (Paramount Pictures and Warner Bros.), Onation Studios (Paramount Pictures), Sony Pictures Animation (Columbia Pictures), DreamWorks, dan yang lainnya tak mau ketinggalan untuk memproduksi film sejenis.

Tentu tak sedikit dari kita yang mempertanyakan dengan teknologi apa dan bagaimana film-film kreatif ini dibuat. Ternyata, kunci pembuatan film-film ini adalah sebuah aplikasi komputer grafis yang disebut computer generated imagery (CGI). Dengan perangkat lunak ini bisa diciptakan gambar 3D lengkap dengan berbagai efek yang dikehendaki. Beberapa software CGI populer antara lain Art of Illusion (bisa di-download di sourceforce.net), Maya, Blender, dan lain-lain.

CGI 2D dipakai pertama kali pada film ”Westworld” (1973) karya novelis scifi Michael Crichton dan sekuelnya ”Futureworld” (1976) menggunakan CGI 3D untuk membuat tangan dan wajah yang dikerjakan oleh Edwin Catmull, ahli komputer grafik dari New York Institute of Technology (NYIT). Tapi, tidak semua film berhasil memberikan sentuhan animasi yang bagus. Film ”Tron” (1982) dan ”The Last Starfighter” (1984) termasuk yang gagal karena efek yang mereka berikan kelihatan sekali buatan komputer.